Mikhmon vs RADIUS: mana yang cocok untuk RT/RW Net dengan 100 pelanggan? Kalau routermu cuma satu, Mikhmon sudah cukup. RADIUS mulai masuk akal saat routermu lebih dari satu, atau saat data pengguna perlu tersimpan di luar router.
Ringkasnya
- Pilih Mikhmon kalau routermu 1 sampai 2 unit, layananmu terutama voucher hotspot, dan kamu mau biaya rendah.
- Pilih RADIUS kalau routermu banyak atau tersebar, hotspot dan PPPoE mau dikelola dalam satu dashboard, atau IP routermu sering berubah.
- Biaya: Mikhmon Rp10.000 sampai Rp15.000 per bulan. Perwira Radius Starter Rp50.000 per bulan untuk 250 pengguna.
- Yang kamu butuhkan: router MikroTik dan akses admin ke router itu.
Beda cara kerja Mikhmon vs RADIUS
Mikhmon adalah alat kelola di atas router MikroTik: membuat voucher, melihat laporan, memantau pengguna. RADIUS adalah server yang memutuskan pengguna boleh masuk atau tidak, dan paket apa yang berlaku. Jadi pertanyaan Mikhmon vs RADIUS sebenarnya soal di mana data penggunamu disimpan dan dikelola.
Mikhmon adalah tampilan web untuk mengatur MikroTik lewat API RouterOS. Data pengguna hotspot dan PPPoE tetap tersimpan di dalam router. Mikhmon mengubah isi router itu dari browser, jadi kamu tidak perlu membuka Winbox untuk membuat voucher atau melihat laporan.
RADIUS memindahkan data pengguna ke server terpusat. Router hanya bertanya ke server: “pengguna ini boleh masuk atau tidak?” Di Perwira Radius, router dikenali lewat kode region, bukan lewat alamat IP. Kalau IP routermu berubah, layanan tetap jalan.
Dampaknya terasa kalau routermu rusak atau diganti. Pada Mikhmon, data pengguna ikut hilang kalau kamu tidak punya cadangan konfigurasi. Pada RADIUS, data ada di server, jadi router pengganti tinggal diarahkan ke server yang sama.

Diagram Mikhmon vs RADIUS: data pengguna di router dibanding di server terpusatPerbandingan Mikhmon vs RADIUS: Mikhmon Online dan Perwira Radius
| Aspek | Mikhmon Online | Perwira Radius |
|---|---|---|
| Lokasi data pengguna | Di dalam router | Di server RADIUS terpusat |
| Layanan | Hotspot dan PPPoE | Hotspot dan PPPoE dalam satu dashboard |
| Banyak router | Bisa (multi router) | Bisa, dikelompokkan per region |
| Pengenal router | Koneksi API ke router | Kode region, bukan IP |
| Voucher | Generator dengan template | Voucher massal dan cetak PDF, masa berlaku dihitung sejak login pertama |
| Fitur lain | Monitoring real-time, laporan bandwidth | Sesi aktif, putus paksa, blokir otomatis, impor dan ekspor Excel |
| Akses jarak jauh | VPN Remote tersedia (Winbox, API, Webfig) | Tidak termasuk, tersedia terpisah lewat VPN Remote |
| Harga | Rp10.000 atau Rp15.000 per bulan | Mulai Rp50.000 per bulan (250 pengguna) |
| Coba dulu | Trial 1 hari tanpa kartu kredit | Tanya admin lewat WhatsApp |
Tabel di atas merangkum Mikhmon vs RADIUS dari sisi data, router, dan harga. Kalau masih ragu, baca tiga skenario di bawah.
Mikhmon vs RADIUS untuk 100 pelanggan: pilih yang mana?
Angka 100 pelanggan tidak menentukan pilihan. Yang menentukan adalah jumlah router dan jenis layananmu. Tiga contoh berikut bisa kamu cocokkan dengan kondisimu.
Satu router, jual voucher hotspot
Contohnya kafe atau warung dengan 100 pengguna per hari. Pakai Mikhmon. Biayanya Rp10.000 per bulan, setup selesai dalam hitungan menit, dan semua yang kamu perlukan (voucher, laporan, monitoring) sudah ada. RADIUS di sini memberi tambahan yang belum tentu kamu pakai.
Tiga sampai lima router di beberapa dusun
Kalau pelangganmu tersebar di beberapa titik dengan router sendiri-sendiri, mengelola data pengguna di tiap router cepat jadi repot. Pakai RADIUS. Satu dashboard memegang semua pengguna, dan menambah router baru cukup dengan dua baris perintah dari dashboard.
PPPoE dan hotspot bercampur, IP router berubah-ubah
Kalau internet di lokasimu memakai IP dinamis, RADIUS lebih aman karena router dikenali lewat kode region. Dashboard yang sama mengurus pelanggan bulanan (PPPoE) dan pembeli voucher (hotspot), jadi kamu tidak membuka dua alat.
Hitung biaya Mikhmon vs RADIUS
Mikhmon Online dengan VPN dan VPN Remote Rp15.000 per bulan, atau Rp180.000 per tahun. Perwira Radius Starter Rp50.000 per bulan, atau Rp600.000 per tahun, sebelum diskon paket tahunan. Selisihnya Rp35.000 per bulan. Untuk 100 pelanggan, selisih itu sebanding dengan satu atau dua voucher harian, jadi biaya jarang jadi penentu. Jadi dari sisi biaya, Mikhmon vs RADIUS selisihnya kecil. Kebutuhan teknislah yang menentukan.
Paket Starter Radius mencakup 250 pengguna. Kalau pelangganmu diperkirakan melewati itu, pertimbangkan Business (Rp150.000 per bulan, hingga 1.000 pengguna).
Kalau sudah pakai Mikhmon dan mau pindah
Perwira Radius mendukung impor dan ekspor Excel. Daftar pengguna lamamu bisa kamu ekspor dari sumber yang ada, rapikan di spreadsheet, lalu impor ke dashboard Radius. Urutan kerja di Radius selalu sama: region dulu, lalu paket, baru pengguna. Cobalah dengan beberapa pengguna dulu sebelum memindahkan semuanya.
Langkah berikutnya
Setelah membandingkan Mikhmon vs RADIUS, langkah paling aman tergantung jumlah routermu. Satu router dan voucher hotspot: coba Mikhmon dulu. Panduan pasangnya ada di cara setup Mikhmon Online lengkap. Banyak router atau IP dinamis: tanyakan Perwira Radius ke admin kami.